Alhamdulillahirobbill
alamin... Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberi nikmat dan karunia
yang luar biasa, salah satunya saya dapat menjadi proktor Ujian Nasional
Berbasis Komputer pada tahun 2016 ini. Selama empat hari pelaksanaan, dari
tanggal 9 sampai 12 Mei 2016, secara keseluruhan ujian berjalan dengan lancar
tanpa kendala yang berarti. Perlu diketahui, ruang Lab. ICT EQEP berkapasitas
22 peserta ujian yang digunakan dalam 3 sesi. Sesi pertama pukul 07.30-09.30,
sesi kedua pukul 10.30-12.30, dan sesi terakhir pukul 14.00-16.00.
Pada hari pertama, telihat sekali anak-anak begitu tegang
ketika akan masuk maupun di dalam ruangan sebelum mengerjakan soal. Ketika
masuk ruang ada yang memejamkan mata sambil ‘komat-kamit’ berdoa. Pun di dalam ruangan juga seperti itu, duduk
sambil memejamkan mata memohon pada Yang Maha Kuasa agar diberi kelancaran dan
kemudahan dalam mengerjakan soal ujian. Pada sesi pertama, kami sempat disuguhi
alunan dangdut yang terdengar begitu koplo
dari seberang jalan. Biasa, bengkel ban yang ada di seberang jalan membunyikan
musik dengan keras. Beberapa saat setelah kami meminta panitia UNBK sekolah
untuk menegur si pemilik bengkel, tentu karena alasan mengganggu konsentrasi
anak dalam mengerjakan ujian, akhirnya musik pun berhenti. Sesi kedua aman
terkendali, artinya berjalan dengan lancar sesuai yang diharapkan. Namun, pada
sesi ketiga ada satu peserta ketika melakukan login data secara tiba-tiba
aplikasi keluar atau logout.
Berhubung token yang berlaku sudah tidak terpakai, karena hanya bisa digunakan
dalam rentang waktu 15 menit, rilislah token yang kedua, dan setelah login
kembali peserta tadi dapat mengerjakan soal. Hari pertama, finish!
Hari kedua, seperti hari sebelumnya, pukul 07.15 peserta
sudah berbaris di depan pintu ruang ujian. Raut muka anak-anak sudah tidak
setegang hari pertama. Masuk ruang dengan tertib, berjabat tangan dengan
pengawas yang sudah ada di dalam ruang, dan membubuhkan tanda tangan pada form daftar
hadir peserta UNBK. Semua berjalan normal dari sesi pertama sampai sesi ketiga.
Hal menarik justru setelah ujian berlangsung. Kenapa? Proktor diburu waktu (in Java: disusu-susu) untuk segera
mematikan perangkat komputer dan perangkat lain yang terhubung aliran listrik
karena mesin genset akan segera dimatikan. You
know-lah siapa yang nyusu-nyusu.
Padahal masih ada tugas proktor ketika sesi berakhir, antara lain: mengupload
hasil ujian, membackup data, dan mencetak laporan. Kalau ditambah dengan
mematikan perangkat komputer butuh waktu kurang lebih 15 menit. Beruntung saya
dibantu oleh teknisi, Mas Burhan, untuk mematikan komputer, sehingga perangkat
dapat mati sebelum genset dimatikan. Nasib berbeda dialami oleh Pak Suryantoro
yang memproktori Ruang Ujian Lab Bahasa Bawah (Ruang 3). Baru me-shutdown komputer setengah jalan dari 24
perangkat, datanglah Malaikat Izrail, si genset. Alhasil, matilah komputer yang
masih menyala.
Hari ketiga, anak-anak sudah tidak terlihat tegang. Mereka bisa
bercanda ketika akan memasuki Lab. ICT EQEP. Hal yang menarik dan membuat salut
untuk hari ketiga ini adalah pengawas ujian. Pengawas hari ketiga ini adalah
Bapak Sumar Yuanto, S.Ag. Dari gelar yang Beliau peroleh, jelas bahwa Beliau
adalah guru Pendidikan Agama Islam. Apa yang membuat salut? Beliau sudah sepuh,
lahir tahun 1956 atau 60 tahun yang lalu dan beralamat di Godean. Bayangkan
dari Godean ke Kalasan berapa kilometer? Beliau bilang kalau berangkat pagi itu
dari rumah pukul 05.45.
Kembali pada pelaksanaan ujian hari ketiga. Mata pelajaran
yang diujikan pada hari ketiga adalah Bahasa Inggris. Beberapa anak komplain
ada soal yang mereka kerjakan bermasalah, antara lain teks/wacana tidak sesuai
dengan pertanyaan soal dan kecacatan karena tidak ada petunjuk garis bawah pada
soal. Total ada 17 anak yang mengadukan kecacatan soal di ruang ICT EQEP. Semua
sudah terakomodir untuk dicatat dalam Laporan Kasus Soal yang terdapat pada web
UNBK. Dan lagi, setelah sesi berakhir kami diburu waktu untuk mematikan
perangkat yang terhubung dengan arus listrik. Beliau selalu memantau dari
kamera CCTV dan menginstruksikan lewat pengeras suara. Beres, hari ketiga, done!
Hari keempat adalah hari terakhir ujian utama dengan mata
pelajaran IPA. Pagi hari saat datang ke sekolah kami sudah dikejutkan kalau Menteri
Pendidikan, Bapak Anies Baswedan, akan rawuh
ke sekolah untuk memantau pelaksanaan UNBK. Pagi hari sebelum Bapak Menteri
datang sudah ada Kepala Dinas Pendidikan Propinsi D.I Yogyakarta, Bapak Baskara
Aji dan jajarannya, termasuk juga Camat Kalasan, Bapak Samsul Bakhri. Semua
bersiap menyambut kedatangan orang nomor wahid di Kementrian Pendidikan
Indonesia ini. Benar saja, Bapak Menteri datang. Semua menyambut, termasuk para
wartawan yang datang ke sekolah untuk meliput dan mengambil foto Beliau.
Anak-anak foto bersama. Guru-karyawan yang hadir ke sekolah foto bersama.
Proktor? Tidak. Proktor menyiapkan ruang ujian. Hebat kan?! Dedikasi tinggi.
Sebelum ujian dimulai, Bapak Menteri sempat memantau secara langsung kesiapan
ruang ujian. Di ruang Lab. ICT EQEP Beliau melihat komputer yang pakai
anak-anak untuk ujian dan meminta anak-anak untuk mengedepankan kejujuran dalam
mengerjakan soal. Sesi pertama dan sesi kedua berlajan lancar. Sesi ketiga
Insyaallah juga demikian, karena tulisan ini dibuat sampai dengan sesi kedua
berakhir.
Sekali lagi, ucap syukur kehadirat Allah SWT yang
telah memberi kesempatan untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan Ujian Nasional
Berbasis Komputer tahun 2016 ini. Semoga hasil pekerjaan anak-anak memperoleh
nilai terbaik dan mereka dapat melanjutkan ke sekolah yang mereka cita-citakan.
Aamiin..
Apresiasi setinggi2 nya untuk para Proktor,Teknisi, dan Pengawas UNBK ..Teriring doa tls smg kerja keras yg dilandasi keiklhsn n dedikasi tinggi akn mjd pemberat amal bekal pembuka pintu jannah Nya.. Ttp smgt Mas Tiar...Allh mbtn nate slh menghitung...
BalasHapusAamiin.. Terima kasih Bu Niken atas doa dan apresiasinya..
Hapusalhmadulillah UNBK terlaksana dengan baik,tetap semangat untuk Teknisi Proktor.
BalasHapusMasih ada ujian susulan besok Senin ini, Pak Wahid. Doakan semoga lancar pelaksanaannya..
Hapusalhmadulillah UNBK terlaksana dengan baik,tetap semangat untuk Teknisi Proktor.
BalasHapus