Pesan untuk Dibaca

Belajar tidak hanya mengandalkan pada satu sumber informasi, apalagi hanya terpaku pada guru. Mari belajar, carilah ilmu dari berbagai sumber.. Semangat!

Kamis, 12 Mei 2016

CATATAN PROKTOR UNBK RUANG LAB. ICT EQEP

Alhamdulillahirobbill alamin... Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberi nikmat dan karunia yang luar biasa, salah satunya saya dapat menjadi proktor Ujian Nasional Berbasis Komputer pada tahun 2016 ini. Selama empat hari pelaksanaan, dari tanggal 9 sampai 12 Mei 2016, secara keseluruhan ujian berjalan dengan lancar tanpa kendala yang berarti. Perlu diketahui, ruang Lab. ICT EQEP berkapasitas 22 peserta ujian yang digunakan dalam 3 sesi. Sesi pertama pukul 07.30-09.30, sesi kedua pukul 10.30-12.30, dan sesi terakhir pukul 14.00-16.00.
Pada hari pertama, telihat sekali anak-anak begitu tegang ketika akan masuk maupun di dalam ruangan sebelum mengerjakan soal. Ketika masuk ruang ada yang memejamkan mata sambil ‘komat-kamit’ berdoa. Pun di dalam ruangan juga seperti itu, duduk sambil memejamkan mata memohon pada Yang Maha Kuasa agar diberi kelancaran dan kemudahan dalam mengerjakan soal ujian. Pada sesi pertama, kami sempat disuguhi alunan dangdut yang terdengar begitu koplo dari seberang jalan. Biasa, bengkel ban yang ada di seberang jalan membunyikan musik dengan keras. Beberapa saat setelah kami meminta panitia UNBK sekolah untuk menegur si pemilik bengkel, tentu karena alasan mengganggu konsentrasi anak dalam mengerjakan ujian, akhirnya musik pun berhenti. Sesi kedua aman terkendali, artinya berjalan dengan lancar sesuai yang diharapkan. Namun, pada sesi ketiga ada satu peserta ketika melakukan login data secara tiba-tiba aplikasi keluar atau logout. Berhubung token yang berlaku sudah tidak terpakai, karena hanya bisa digunakan dalam rentang waktu 15 menit, rilislah token yang kedua, dan setelah login kembali peserta tadi dapat mengerjakan soal. Hari pertama, finish!
Hari kedua, seperti hari sebelumnya, pukul 07.15 peserta sudah berbaris di depan pintu ruang ujian. Raut muka anak-anak sudah tidak setegang hari pertama. Masuk ruang dengan tertib, berjabat tangan dengan pengawas yang sudah ada di dalam ruang, dan membubuhkan tanda tangan pada form daftar hadir peserta UNBK. Semua berjalan normal dari sesi pertama sampai sesi ketiga. Hal menarik justru setelah ujian berlangsung. Kenapa? Proktor diburu waktu (in Java: disusu-susu) untuk segera mematikan perangkat komputer dan perangkat lain yang terhubung aliran listrik karena mesin genset akan segera dimatikan. You know-lah siapa yang nyusu-nyusu. Padahal masih ada tugas proktor ketika sesi berakhir, antara lain: mengupload hasil ujian, membackup data, dan mencetak laporan. Kalau ditambah dengan mematikan perangkat komputer butuh waktu kurang lebih 15 menit. Beruntung saya dibantu oleh teknisi, Mas Burhan, untuk mematikan komputer, sehingga perangkat dapat mati sebelum genset dimatikan. Nasib berbeda dialami oleh Pak Suryantoro yang memproktori Ruang Ujian Lab Bahasa Bawah (Ruang 3). Baru me-shutdown komputer setengah jalan dari 24 perangkat, datanglah Malaikat Izrail, si genset. Alhasil, matilah komputer yang masih menyala.
Hari ketiga, anak-anak sudah tidak terlihat tegang. Mereka bisa bercanda ketika akan memasuki Lab. ICT EQEP. Hal yang menarik dan membuat salut untuk hari ketiga ini adalah pengawas ujian. Pengawas hari ketiga ini adalah Bapak Sumar Yuanto, S.Ag. Dari gelar yang Beliau peroleh, jelas bahwa Beliau adalah guru Pendidikan Agama Islam. Apa yang membuat salut? Beliau sudah sepuh, lahir tahun 1956 atau 60 tahun yang lalu dan beralamat di Godean. Bayangkan dari Godean ke Kalasan berapa kilometer? Beliau bilang kalau berangkat pagi itu dari rumah pukul 05.45.
Kembali pada pelaksanaan ujian hari ketiga. Mata pelajaran yang diujikan pada hari ketiga adalah Bahasa Inggris. Beberapa anak komplain ada soal yang mereka kerjakan bermasalah, antara lain teks/wacana tidak sesuai dengan pertanyaan soal dan kecacatan karena tidak ada petunjuk garis bawah pada soal. Total ada 17 anak yang mengadukan kecacatan soal di ruang ICT EQEP. Semua sudah terakomodir untuk dicatat dalam Laporan Kasus Soal yang terdapat pada web UNBK. Dan lagi, setelah sesi berakhir kami diburu waktu untuk mematikan perangkat yang terhubung dengan arus listrik. Beliau selalu memantau dari kamera CCTV dan menginstruksikan lewat pengeras suara. Beres, hari ketiga, done!
Hari keempat adalah hari terakhir ujian utama dengan mata pelajaran IPA. Pagi hari saat datang ke sekolah kami sudah dikejutkan kalau Menteri Pendidikan, Bapak Anies Baswedan, akan rawuh ke sekolah untuk memantau pelaksanaan UNBK. Pagi hari sebelum Bapak Menteri datang sudah ada Kepala Dinas Pendidikan Propinsi D.I Yogyakarta, Bapak Baskara Aji dan jajarannya, termasuk juga Camat Kalasan, Bapak Samsul Bakhri. Semua bersiap menyambut kedatangan orang nomor wahid di Kementrian Pendidikan Indonesia ini. Benar saja, Bapak Menteri datang. Semua menyambut, termasuk para wartawan yang datang ke sekolah untuk meliput dan mengambil foto Beliau. Anak-anak foto bersama. Guru-karyawan yang hadir ke sekolah foto bersama. Proktor? Tidak. Proktor menyiapkan ruang ujian. Hebat kan?! Dedikasi tinggi. Sebelum ujian dimulai, Bapak Menteri sempat memantau secara langsung kesiapan ruang ujian. Di ruang Lab. ICT EQEP Beliau melihat komputer yang pakai anak-anak untuk ujian dan meminta anak-anak untuk mengedepankan kejujuran dalam mengerjakan soal. Sesi pertama dan sesi kedua berlajan lancar. Sesi ketiga Insyaallah juga demikian, karena tulisan ini dibuat sampai dengan sesi kedua berakhir.
Sekali lagi, ucap syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberi kesempatan untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer tahun 2016 ini. Semoga hasil pekerjaan anak-anak memperoleh nilai terbaik dan mereka dapat melanjutkan ke sekolah yang mereka cita-citakan. Aamiin..

5 komentar:

  1. Apresiasi setinggi2 nya untuk para Proktor,Teknisi, dan Pengawas UNBK ..Teriring doa tls smg kerja keras yg dilandasi keiklhsn n dedikasi tinggi akn mjd pemberat amal bekal pembuka pintu jannah Nya.. Ttp smgt Mas Tiar...Allh mbtn nate slh menghitung...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin.. Terima kasih Bu Niken atas doa dan apresiasinya..

      Hapus
  2. alhmadulillah UNBK terlaksana dengan baik,tetap semangat untuk Teknisi Proktor.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masih ada ujian susulan besok Senin ini, Pak Wahid. Doakan semoga lancar pelaksanaannya..

      Hapus
  3. alhmadulillah UNBK terlaksana dengan baik,tetap semangat untuk Teknisi Proktor.

    BalasHapus